Tujuan, Manfaat, dan Fungsi
Pameran
Sebagai mahluk yang berakal dan berbudi, setiap pekerjaan yang
kita lakukan seharusnya memiliki tujuan dan manfaat yang
diharapkan serta dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Dalam
penyelenggaraan pameran setidaknya dikenal beberapa tujuan
yaitu tujuan sosial dan kemanusiaan, tujuan komersial, dan tujuan
yang berkaitan dengan pendidikan.
Sebuah kegiatan pameran yang diselenggarakan dalam lingkup
terbatas (sekolah) maupun lingkup yang lebih luas (masyarakat)
dapt diselenggarakan dengan harapan karya yang dipamerkan
terjual dan dana hasil penjualan tersebut digunakan untuk kegiatan
sosial kemanusiaan seperti disumbangkan ke panti asuhan,
masyarakat tidak mampu atau korban bencana alam. Ada juga
kegiatan pameran yang diselenggarakan dengan harapan karya
yang dipamerkan terkjual dengan keuntungan yang tinggi bagi
pemilik karya atau penyelenggara pameran tersebut. Dalam konteks
pembelajaran atau pendidikan seni rupa, pameran diselenggarakan
dengan harapan mendapat apresiasi dan tanggapan dari pengunjung
untuk meningkatkan kualitas berkarya selanjutnya.
Secara khusus penyelenggaraan pameran di sekolah memiliki
manfaat, untuk menumbuhkan dan menambah kemampuan kalian
dalam memberi apresiasi terhadap karya orang lain serta menambah
wawasan dan kemampuan dalam memberikan evaluasi karya
secara lebih objektif. Berkaitan dengan organisasi
penyelenggarannya, penyelenggaraan pameran di sekolah
bermanfaat untuk melatih kerja kelompok (bekerjasama dengan
orang lain), mempertebal pengalaman sosial, melatih untuk
bertanggungjawab dan bersikap mandiri serta melatih untuk
membuat suatu perencanaan kerja melaksanakan apa yang telah
direncanakan. Jika karya yang dipamerkan diapresiasi dengan baik,
kegiatan pameran juga bermanfaat membangkitkan motivasi kalian
dalam berkarya seni. (Cahyono, 1994).
Kegiatan pameran memiliki fungsi utama sebagai alat komunikasi
antara pencipta seni (seniman) dengan pengamat seni (apresiator).
Pameran seni rupa pada hakekatnya berfungsi untuk membangkitkan
apresiasi seni pada masyarakat, di samping sebagai media
komunikasi antara seniman dengan penonton (Wartono, 1984).
Kamis, 18 Mei 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Merencanakan Pameran Rencana sebuah pameran perlu dirancang secara sistematis dan logis agar pada waktu pelaksanaannya berjalan lancar. Ta...
-
TEMA TARI Secara garis besar tema tarian dibagi menjadi 6 yaitu: 1. Tema Imitatif 2. Tema pantomim 3....
-
B. Unsur dan Obyek Karya Seni Rupa Seorang perupa (seniman, desainer, kriyawan, perajin, dsb.) mengolah unsur-unsur seni rupa fisik dan n...
-
SENI RUPA a. Apresiasi Seni Apresiasi berasal dari Bahasa Latin, Appretiatus yang artinya penilaian/penghargaan. Apresiasi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar